Standar Pendidikan STH Garut

A. Standar Kompetensi Lulusan

  1. Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan.
  2. Standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan  digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran.
  3. Rumusan capaian pembelajaran lulusan wajib mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan KKNI; dan memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI.

B. DeskripsiStandar Kompetensi Umum

  1. Bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa
  2. memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam menyelesaikan tugasnya.
  3. berperan sebagai warga negara yang cinta tanah air  serta mendukung perdamaian dunia.
  4. mampu bekerka sama dan memiliki kepekaan dan kepedulian  sosial yang tinggi terhadap masyarakat dan lungkungannya.
  5. memiliki integritas dan komitmen yang tinggi terhadap profesinya.
  6. menghargai keanekaragaman budaya, kepercayaan, agama dan pendapat orang lain.
  7. menjunjung penegakan hukum memiliki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.

C. Standar Kompetensi Lulusan Program sarjana

  1. Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
  2. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
  3. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
  4. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

D. Standar Isi Pembelajaran

  1. Standar isi pembelajaran merupakan kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran.
  2. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada capaian pembelajaran lulusan.
  3. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran pada program profesi, spesialis, magister, magister terapan, doktor, dan doktor terapan, wajib memanfaatkan hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat.
  4. Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran  untuk setiap program pendidikan, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan dari KKNI.

E. Standar Proses Pembelajaran

  1. Standar proses pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang pelaksanaan pembelajaran pada program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan.
  2. Standar proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup: karakteristik proses pembelajaran; perencanaan proses pembelajaran; pelaksanaan proses pembelajaran; dan beban belajar mahasiswa.

F. Standar Penilaian Pembelajaran

  1. Standar penilaian pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.
  2. Penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup: prinsip penilaian; teknik dan instrumen penilaian; mekanisme dan prosedur penilaian; pelaksanaan penilaian; pelaporan penilaian; dan kelulusan mahasiswa.

G. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan Standar Dosen/ Tenaga Pendidik

  1. Dosen adalah Tenaga Pendidik professional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan;
  3. Kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan tingkat pendidikan paling rendah yang harus dipenuhi oleh seorang dosen dan dibuktikan dengan ijazah, dan Kompetensi pendidik dinyatakan dengan sertifikat pendidik, dan/atau sertifikat profesi;
  4. Dosen program sarjana harus berkualifikasi akademik paling rendah lulusan magister yang relevan dengan program studi, dan dapat menggunakan dosen bersertifikat yang relevan dengan program studi dan berkualifikasi paling rendah setara dengan jenjang 8 (delapan) KKNI.

H. Standar Sarana dan Prasarana PembelajaranStandar Sarana dan prasarana

  1. Standar sarana dan prasarana pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan isi dan proses pembelajaran dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan
  2. Sarana yang harus tersedia mencakup semua peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan, anatra lain terdiri dari:
  3. Peralatan pembelajaran yang harus tersedia di setiap ruang kelas adalah sebagai berikut: LCD Projector, Komputer, Papan tulis/white board, Spidol, dan Sound Systems.
  4. Peralatan Praktek mahasiswa dipersyaratkan tersedia laboratorium hukum.
  5. Buku dan Sumber belajar lainnya, meliputi: Buku Teks, Buku Referensi, Proceding, Journal dalam dan luar negeri, Laporan Hasil penelitian dan kegiatan ilmiah, Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Bahan bacaan dan buku referensi lain, Akses dan terminal akses ke internet.
  6. Prasarana yang tersedia meliputi lahan, ruang pendidikan, ruang administrasi, dan ruang penunjang, dengan rinciannya:
  7. Lahan, milik yayasan yang diperuntukkan untuk pengembangan Sekolah Tinggi, meliputi: Lahan terbangun, adalah lahan yang diatasnya berisikan bangunan; Lahan terbuka, adalah lahan yang belum ada bangunan diatasnya termasuk taman, plaza, selasar, parkir dan lapangan; Lahan pengembangan bangunan dan kegiatan praktek.
  8. Ruang yang harus tersedia adalah sebagai berikut:
  • Ruang pendidikan, yaitu ruang yang berfungsi untuk menampung kegiatan teori dan praktek, yang terdiri atas:
  • Ruang Kuliah,
  • Ruang Laboratorium,
  • Ruang Aula,
  • Ruang administrasi, yaitu ruang yang berfungsi untuk melaksanakan berbagai kegiatan kantor/administrasi, yang terdiri atas:
  • Ruang Pimpinan,
  • Ruang Sekretariat,
  • Ruang Pendidik Tetap,
  • Ruang Tata Usaha,
  • Ruang Layanan Administrasi Akademik Dan Keuangan,
  • Ruang Layanan Sistem Informasi,
  • Ruang Pelayanan Pendaftaran.
  • Ruang penunjang, yaitu ruang yang berfungsi untuk menampung kegiatan yang mendukung kegiatan perkuliahan, antara lain:
  • Ruang Ibadah,
  • Ruang Rapat,
  • Ruang Seminar,
  • Ruang Olahraga,
  • Ruang Koperasi Karyawan.